Skip to main content

Mengenal tentang Kaizen dan pelaksanaannya

                                                                     
https://angintropis.blogspot.com/2018/08/mengenal-tentang-kaizen-dan.html

  Sebelumnya kita pernah mengulas mengenai metode 5S, dalam kesempatan kali ini kita akan mengulas tentang implementasi "Kaizen".  Dalam menjalani berbagai aktifitas sehari-hari baik di lingkungan kehidupan sosial, sekolah, pekerjaan, dan organisasi lainnya tentu saja kita menemukan berbagai macam keadaan. Suatu rencana yang telah kita tentukan untuk dilakukan demi mencapai suatu keinginan/target terkadang hasilnya tidak sesuai yang kita harapkan, kaitannya dengan hal ini bagaimana cara kita menghadapi agar tetap mampu menghadapi dalam berbagai kondisi ini sehingga kita dapat melalui rintangan bahkan pencapaian keinginan/target yang diharapkan. 
Kaizen 「改善」adalah istilah dalam bahasa Jepang yang bermakna "perbaikan berkesinambungan". Secara harafiah Kai= Merubah dan Zen= Lebih baik, bisa diartikan juga secara sederhana arti dari kaizen adalah usaha perbaikan yang berkelanjutan untuk menjadi lebih baik dari kondisi saat ini/sekarang. Dalam kalimat penggunaanya juga ada penyebutan tentang "Kaizen Teian" , artinya suatu system yang secara menyeluruh dilakukan bertujuan untuk melakukan perbaikan secara terus menerus untuk mencapai kondisi yang lebih baik dari kondisi saat ini/sekarang, sehingga  dapat mencapai sesuatu target yang di inginkan dan dapat membawa perubahan secara positif setiap individu maupun organisasi.
Istilah kaizen ini sudah bukan hal yang asing lagi bagi seseorang yang pernah bekerja, belajar dan berkolaborasi tentang apapun kaitannya dengan negara Jepang. Karena hal ini sering kali di gunakan sebagai salah satu strategy dalam perbaikan dalam pengembangan management dan telah menjadi kunci kesuksesan orang Jepang maupun yang telah mengadopsi konsep ini.
Elemen Kaizen
⟿ Kaizen Dan Management
      Dalam konteks ini kaizen management mempunyai 2 fungsi
      1. Pemeliharaan
          Suatu pemeliharaan system management, teknologi, dan standar operasional yang ada  sekaligus menjaga standar tersebut melalui pelatihan serta menjaga kedisiplinan dengan tujuan agar anggota organisasi dapat mematuhi prosedur pengoprasian standar (Standard Operating Procedure) yang telah di tetapkan.
      2. Perbaikan
          Kegiatan yang diarahkan pada peningkatan standar yang ada.
Kedua fungsi diatas di simpulkan sebagai pemeliharaan dan perbaikan standar. Perbaikan ini sendiri dapat di bagi menjadi kaizen dan inovasi. Kaizen bersifat perbaikan kecil yang berlansung oleh upaya berkesinambungan, sedangkan inovasi merupakan perbaikan drastis sebagai hasil investasi sumber daya berjumlah besar dalam teknologi dan peralatan. Kaizen menekankan pada upaya human (manusia), meliiputi moral, komunikasi, pelatihan, kerjasama, pemberdayaan dan disiplin diri yang merupakan pendekatan peningkatan berdasarkan akal sehat, berbiaya rendah. [Masaaki Imai 1998 Genba Kaizen].
⟿ Komitmen Kualitas
      Sasaran akhir kaizen adalah tercapainya QCD, Quality, Cost, Delivery atau kualitas, kost, distribusi. Sehingga bisa di lihat dari penerapanya kaizen menempatkan kualitas menjadi prioritas tertinggi. Kaizen mengajarkan bahwa bahwa suatu usaha individu, organisasi, perusahaan tidak akan mampu bersaing jika kualitas produk dan pelayanannya tidak memadai, sehingga komitmen management terhadap kualitas sangat di junjung tinggi. Kualitas yang dimaksud dalam QCD bukan sekedar kualitas prosuk melainkan termasuk kualitas proses yang di tempuh dalam menghasilkan produknya. [Masaaki Imai 1998 Genba Kaizen]
⟿ Orientasi Proses
    Konsep kaizen menekankan bahwa tahap pemrosesan dalam organisasi/perusahaan harus di sempurnakan agar hasil dapat meningkat, sehingga dapat disimpulkan bahwa filsafah ini mengutamakan proses. Dalam kaizen dipercaya bahwa proses yang baik akan memberikan hasil yang baik pula. [Masaaki Imai 1998 Genba Kaizen]
Konsep PDCA/SDCA
     Langkah selanjutnya yaitu penerapan konsep PDCA, PDCA adalah suatu siklus Plan, Do, Check, Act. Hal ini untuk menjamin terlaksananya kesinambungan kaizen. Berikut rincian dari siklus PDCA
                                                                          
➸Plan [Rencana]  
Yaitu penetapantarget untuk perbaikan dan perumusan rencana tindakan guna mencapai target yang diinginkan.

➸Do [Lakukan]
Yaitu Pelaksanaan dari rencana yang telah di buat.  
                            
➸Check [Memeriksa]                                                                                                                      
Yaitu kegiatan memeriksa seluruh prosedur yang telah di jalankan guna memastikan agar tetap berjalan sesuai dengan rencana sekaligus memangtau kemajuanyang telah di tempuh.

➸Act [Tindakan]                                                                                                                              
Sedangkan Act/tindakan yaitu menindaklanjuti ketiga langkah diatas sekaligus memutuskan prosedur baru untuk menghindari terjadinya kembali masalah yang sama atau menetapkan sasaran baru bagi perbaikan selanjutnya.

Siklus PDCA tersebut terus di jalankan terus menerus dengan di iringi siklus SDCA. Yang di maksud SDCA adalah Standarize, Do, Check, and Act. Hemat kata SDCA ini terfokus pada kegiatan pemeliharaan sedangkan PDCA ini lebih mengacu ke perbaikan. [Hitoshi Takeda 2006 The Synchronized Production System].

⟿ Berbicara Dengan Data
   Permaslahaan yang timbul baru dapat di temukan jalan keluarnya bilamana mengumpulakn dan mengobservasi berbagai data yang berkaitan dengan masalah tersebut. Tanpa adanya data yang terintegrasi dan relevan maka management tidak dapat menemukan solusi yang paling efektif.

⟿ Proses Adalah Konsumen
    Dalam kaiizen terdapat 2 macam konsumen yaitu;
1. Konsumen Internal
    Konsumen yang berada di perusahaan. Yang dianggap sebagai konsumen internal adalah PROSES, sehingga proses haruslah diperhatikan dan diperlakukan layaknya konsumen secara nyata.
2. Konsumen Eksternal
    Konsumen ini adalah konsumen  yang berada di pasar, baik individu maupun organisasi.

Beberapa elemen kaizen yang disebutkan tadi sangatlah menarik untuk di terapkan dalam berbagai aktifitas individu baik perusahaan maupun organisasi karena kita dapat terus mengevaluasi diri untuk tetap berusaha dalam perbaikan yang berkelanjutan untuk menjadi lebih baik dari kondisi sekarang.

Salam sukses, dan semoga membantu.
Reference : wikipedia.org
                   Masaaki Imai 1998 Genba Kaizen
                   Hitoshi Takeda 2006 The Synchronized Production System

Comments

Sering Di Baca

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Konnichiwa, apa kabar semuanya? hari ini kita akan sedikit mengulas tentang beberapa contoh kalimat dalam bahasa Jepang yang mungkin tergolong sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mempelajari bahasa Jepang jangan khawatir karena untuk contoh kalimat dibawah ini masih tergolong kalimat sederhana, ok langsung saja mari kita coba pelajari kalimat dibawah ini;


イスラム教は一日に五回お祈りします [Isuramukyo wa ichinichi ni gokai oinorishimasu] =Agama Islam sembahyang 5 kali dalam sehari.                                                  日本人は魚を食べるのが好きです [Nihonjin wa sakana wo taberunoga sukidesu]     =Orang Jepang suka makan ikan                                                                                                        私はあなたにお会いできて嬉しく思います [Watashi wa anata ni                oaidekiteureshikuomoimasu] =Saya merasa senang dapat bertemu dengan Anda                            私はビールは飲みませんが、ジュースを飲みます [Watashi wa biru wa nomimasenga, jyusu wo nomimasu] =…

ZuttoRide Indonesia #For All Riders

ZuttoRide Indonesia merupakan perusahaan Jepang yang berpusat di Nagoya, Jepang bergerak di bidang pelayanan konsultasi untuk sepeda motor, dan telah hadir di Indonesia sejak tahun 2012 bertujuan untuk memberikan pelayanan nomer 1 bagi pengendara yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Seperti dengan motonya "For All Riders" PT ZuttoRide Indonesia memberikan pelayanan selama 24 jam kepada pengendara sepeda motor yang telah masuk ke dalam keikutsertaan [member].

      ZuttoRide  membangun jaringan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai merek sepeda motor dan dealer. Selain di Indonesia ZuttoRide juga hadir di Vietnam untuk membuat dan menyediakan layanan keanggotaan kepada seluruh pengendara. Melalui berbagai program layanan yang di sediakan, produsen dan delaer memungkinkan untuk meningkatkan citra merek masing-masing merek sepeda motor. Di Indonesia sendiri  pengendara sepeda motor yang telah dalam keikutsertaan/member dapat menerima pelayanaan selama 24 jam di bebe…

Hanko atau juga disebut Inkan "Cap Stempel Ala Jepang"

Kali ini saya akan berbagi kembali tentang budaya Jepang, bagaimana orang Jepang menggunakan stempel sebagai alat pengganti tanda tangan, ya orang Jepang jika melakukan tanda tangan biasanya mereka akan lebih sering menggunakan HANKO atau bisa di sebut juga dengan INKAN. Apa itu hanko? Hanko adalah stempel pribadi yang berfungsi sebagai alat pengganti tanda tangan dalam pengesahan berbagai dokumen. Hangko digunakan untuk menyetempel berbagai bukti pengakuan legalitas dokumen, contohnya seperti dokumen pribadi, dokumen kantor, kontrak perjanjian, hasil karya seni, surat nikah, dan lain sebagainya. Meskipun beberapa tetap menggunakan tanda tangan huruf kanji, tetapi penggunaan hanko juga sering di gunakan oleh orang Jepang. 


Secara historis hanko/stempel khas Jepang ini sudah di gunakan untuk mengidentifikasi individu/orang yang terlibat dalam pemerintahan dan perdagangan dari zaman kuno. Dahulu kala para petinggi jepang seperti kaisar, shogun, samurai, masing-masing memiliki segel/ste…

Daftar Isi