Skip to main content

Hanko atau juga disebut Inkan "Cap Stempel Ala Jepang"



Kali ini saya akan berbagi kembali tentang budaya Jepang, bagaimana orang Jepang menggunakan stempel sebagai alat pengganti tanda tangan, ya orang Jepang jika melakukan tanda tangan biasanya mereka akan lebih sering menggunakan HANKO atau bisa di sebut juga dengan INKAN.
Apa itu hanko? Hanko adalah stempel pribadi yang berfungsi sebagai alat pengganti tanda tangan dalam pengesahan berbagai dokumen. Hangko digunakan untuk menyetempel berbagai bukti pengakuan legalitas dokumen, contohnya seperti dokumen pribadi, dokumen kantor, kontrak perjanjian, hasil karya seni, surat nikah, dan lain sebagainya. Meskipun beberapa tetap menggunakan tanda tangan huruf kanji, tetapi penggunaan hanko juga sering di gunakan oleh orang Jepang. 



Secara historis hanko/stempel khas Jepang ini sudah di gunakan untuk mengidentifikasi individu/orang yang terlibat dalam pemerintahan dan perdagangan dari zaman kuno. Dahulu kala para petinggi jepang seperti kaisar, shogun, samurai, masing-masing memiliki segel/stempel pribadi, mereka menggunakan hanko tersebut untuk menandai sebuah surat dengan cara menekankan ke sebuah tinta terlebih dahulu setelah itu di lekatkan di atas sebuah surat/kertas atau dokumen publik lainnya untuk menunjukkan keaslian dan otoritas untuk menjalankan sebuah keputusan yang berhubungan dengan kekuasaan. Hingga saat inipun tradisi ini masih tetap di gunakan.
Hanko berbentuk bulat namun ada juga yang persegi dengan ukuran berfariasi, hanko menampilkan sebuah simbol/ejaan kanji (ideograf), hiragana, atau katakana yang terukir didalamnya 


Menurut sejarah, orang China menggunakan sidik jari sebagai sarana untuk identifikasi, otentikasi dan verifikasi sejak abad ke-3 SM. Pada abad ke-8 praktek telah menyebar ke negeri Jepang dari itulah berkembang berbagai bentuk stempel baik dari tanah liat, batu giok dan gading.     
Seperti yang telah di sebutkan pada bagian awal artikel tadi, di Jepang stempel yang dimaksud secara umum di sebut Inkan [印鑑] atau Hanko [判子].
Ada sebuah bukti di Jepang hanko yang berasal dari tahun 57 M, terbuat dari emas murni yang diberikan kepada penguasa Nakoku oleh kaisar Guangwu dari Han, yang di sebut sebagai King of Na Gold Seal. Pada mulanya, hanya kaisar dan bawahannya yang paling di percaya memegang hanko, karena mereka simbol dari otoritas pemerintahan (kaisar). Orang-orang mulai menggunakan hanko pribadi mereka sendiri setelah 750 masehi, dan samurai mulai menggunakannya beberapa saat selama zaman feodal. Samurai di izinkan menggunakan tinta merah secara eksklusif.
Setelah zaman modernisasi dimulai pada tahun 1870, hanko mulai digunakan secara umum diseluruh masyarakat Jepang.
                                                                                                                  
Kantor-kantor pemerintah dan perusahaan-perusahaan lainnya biasanya memiliki inkan. Stempel hanko/inkan tersebut ujungnya diukir dengan huruf timbul dan terdapat cekungan sehingga mendapati suatu bentuk ukiran lambang/huruf yang sangat indah.
Sedangkan untuk penggunaannya, setidaknya ada 4 jenis setempel diantaranya adalah sebagai berikut;
  1. Jitsuin [実印]
  2. Ginko-in [銀行印]
  3. Mitome-in [認印]
  4. Gago-in [雅号印]
1. Jitsuin [実印]

Jitsuin adalah stempel resmi yang terdaftar. Stempel ini terdaftar dipemerintahan dan dipergunakan untuk melakukan bisnis, acara penting atau mengikat secara hukum lainnya.
Contoh diantaran penggunaan stempel jitsuin adalah pada saat pembelian kendaraan, menikah, membeli properti dan lain sebagainya.
Untuk ukuran, bentuk, bahan, design, gaya huruf dari stempel jitsuin ini diatur secara ketat oleh hukum yang berlaku di negara Jepang tentunya. Misalnya untuk setempel jitsuin wilayah Hirosima di perkirakan sekitar 1/2 hingga 1 inchi  (1,3 hingga 2,5 sm).

2. Ginko-in [銀行印]

Ginko-in adalah stempel yang digunakan khusus untuk perbankan ; Ginko yang berarti bank. ginko-in stempel ini di gunakan seperti identifikasi buku rekening. Aturan untuk ukuran dan design antar bank biasanya agak berbeda.
Orang Jepang akan membuat secara khusus dan profesional dengan mengutamakan keamanan, dan perlunya kehati-hatian karena beberapa memproduksi masal tanpa memperhatikan keamanan sehingga dapat di salahkunakan oleh orang yang ingin berbuat jahat. Merekan akan sangat hati hati menyimpannya di rumah dan membawanya pada saat di perlukan.
Bank-bank selalu menyediakan bantlan stempel dan tinta beserta wadah/tempat kotak kecil dari plastik (patch) di gunakan untuk menyimpannya.

3. Mitome-in  [認印]

Mitome-in adalah stempel formal yang biasa di gunakan untuk menandatangani pengiriman pos, menandatangani pembayaran tagihan utilitas, menandatangani memo internal perusahaan, mengkonfirmasikan penerimaan surat internal perusahaan, dan fungsi sehari hari lainnya. Bentuk stempel mitome-in diatur lebih sedikit daripada jitsuin dan ginkoin, sedangkan ukurannya berfariasi dari 0,5 hingga 1,5 cm biasanya ukuran yang digunakan oleh laki-laki sedikit lebih besar dibandingkan stempel mitomein yang digunakan oleh perempuan.

4. Gago-in [雅号印]

Gagoin adalah stempel yang digunakan oleh para seniman grafis untuk mendekorasi atau menandatangani karya mereka, yang dalam pelaksanaanya berlangsung sudah sejak beberap ratus yang lalu. Hampir sama seperti hanko yang lainnya ukiran yang terdapat di stempel gago-in memiliki unsur nama atau nama panggilan atau juga sebuah lambang favorit yang telah di design apik dan di bentuk layaknya seni kaligrafi.

Menarik juga ya jadi kita tidak repot-repot menyamakan tanda tangan, karena dengan hanko/inkan pribadi ini selain aman penggunaanya pun cukup simple, kita cukup membubuhkan stempel pribadi sebagai pengganti tanda tangan yang tentusaja dijamin sama keakurasiannya, beda halnya dengan tanda tangan biasa, kurang lebihnya pasti ada sedikit perbedaan ketika kita melakukan tanda tangan menggunakan pulpen.
Mungkin Anda pernah mengalami jika di Indonesia kita sering latihan menggunakan tanda tangan agar hasilnya sama, semirip miripnya kalau tidak kadang kita akan terkendala dalam urusan pendataan baik kependudukan, perbankan ataupun pengurusan legalitas lainnya.
Di Jepang sendiri tidak hanya orang Jepang namun orang asingpun berhak menggunakan hanko/inkan ini, untuk mendapatkannya harus melakukan pendaftaran/registrasi dan pendataan di kantor kota tempat tinggal, dengan megisi formulir 「印鑑登録証明書」"Inkan Toroku Shomei-Sho " .Setelah itu baru akan mendapatkan inkan yang sah disertai 印鑑証明書 dibaca Inkan Shomei-Sho sebuah bukti kepemilikan.
Foto diatas merupakan Inkan seumur hidup,milik saya sendiri.
Terima kasih sudah mampir di angintropis semoga bermanfaat, share artikel ini jika bermanfaat buat orang lain atau teman yang sedang membutuhkan informasi tentang inkan/hanko.
Salam. 
Reference Image : www.kaiunya.jp

Comments

  1. Orang-orang mulai menggunakan hanko pribadi mereka sendiri setelah 750

    750 apa??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ka@Putri Sebelumnya terima kasih sudah berkunjung di angintropis.com
      Mohon maaf adanya kekurangan dalam penulisan ..750 yang benar menjadi 750 masehi.
      Semoga kedepannya menjadi lebih baik dalam menulis.
      Salam dan selamat membaca.

      Delete
  2. Maaf, saya mau bertanya. Untuk Gago-in ukuran diameternya minimal berapa dan maksimal berapa? Boleh tidak menggunakan karakter sendiri? (Gambar kecil) sama huruf yang digunakan harus Hiragana dan Katakana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, untuk inkan/hanko baik gagoin atau yang lainnya memiliki design dan ukuran yang variatif, untuk menggunakan karakter sendiri biasanya juga melayani baik hiragana, katakana,kanji maupun seperti kaligrafi lainnya. Sebagai reference anda bisa mengunjungi https://実印.net/innkan-size.html
      Terima kasih sudah berkunjung di angintropis.com salam🙏

      Delete

Post a Comment

Sering Di Baca

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Konnichiwa, apa kabar semuanya? hari ini kita akan sedikit mengulas tentang beberapa contoh kalimat dalam bahasa Jepang yang mungkin tergolong sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mempelajari bahasa Jepang jangan khawatir karena untuk contoh kalimat dibawah ini masih tergolong kalimat sederhana, ok langsung saja mari kita coba pelajari kalimat dibawah ini;


イスラム教は一日に五回お祈りします [Isuramukyo wa ichinichi ni gokai oinorishimasu] =Agama Islam sembahyang 5 kali dalam sehari.                                                  日本人は魚を食べるのが好きです [Nihonjin wa sakana wo taberunoga sukidesu]     =Orang Jepang suka makan ikan                                                                                                        私はあなたにお会いできて嬉しく思います [Watashi wa anata ni                oaidekiteureshikuomoimasu] =Saya merasa senang dapat bertemu dengan Anda                            私はビールは飲みませんが、ジュースを飲みます [Watashi wa biru wa nomimasenga, jyusu wo nomimasu] =…

ZuttoRide Indonesia #For All Riders

ZuttoRide Indonesia merupakan perusahaan Jepang yang berpusat di Nagoya, Jepang bergerak di bidang pelayanan konsultasi untuk sepeda motor, dan telah hadir di Indonesia sejak tahun 2012 bertujuan untuk memberikan pelayanan nomer 1 bagi pengendara yang belum pernah ada sebelumnya di Indonesia. Seperti dengan motonya "For All Riders" PT ZuttoRide Indonesia memberikan pelayanan selama 24 jam kepada pengendara sepeda motor yang telah masuk ke dalam keikutsertaan [member].

      ZuttoRide  membangun jaringan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai merek sepeda motor dan dealer. Selain di Indonesia ZuttoRide juga hadir di Vietnam untuk membuat dan menyediakan layanan keanggotaan kepada seluruh pengendara. Melalui berbagai program layanan yang di sediakan, produsen dan delaer memungkinkan untuk meningkatkan citra merek masing-masing merek sepeda motor. Di Indonesia sendiri  pengendara sepeda motor yang telah dalam keikutsertaan/member dapat menerima pelayanaan selama 24 jam di bebe…

Tanggal Perayaan Hari Besar di Jepang

Hari libur besar dalam setahun menurut kalender Jepang yang di sahkan dalam undang-undang negara Jepang cukup banyak, belum lagi jika ada libur pergantian musim. Bagi yang ingin melakukan kunjungan ke negeri matahari terbit mungkin artikel ini dapat menjadi acuan menentukan agenda perjalanan, supaya setelah sampai di Jepang bisa menikmati dengan melihat secara langsung perayaan hari besar tersebut. Dalam mengisi hari besar tersebut beberapa ivent festival perayaan atau yang sering di sebut [Matsuri] diselenggarakan sepanjang tahun di berbagai wilayah Jepang. Berikut tanggal perayaan hari besar di Jepang; TanggalNama hari libur dalam Bahasa IndonesiaNama hari libur dalam Bahasa JepangKeterangan dan tradisi yang terkait1 JanuariTahun Baru元日 (Ganjitsu)Di hari-hari awal tahun baru terdapat tradisi melakukan hatsumode (kunjungan pertama ke kuil).Senin minggu ke-2 bulan JanuariHari Kedewasaan成人の日 (Seijin no hiComing of Age DayUpacara bernama Seijin shiki diadakan di seluruh Jepang untuk men…

Daftar Isi