Header Ads

Melepas Rutinitas Sejenak,Touring Perdana Menuju Gunung Bunder Bogor.



Bagi pecinta sepeda motor, touring merupakan aktivitas yang memiliki kesan tersendiri, sedikit berbagi cerita touring dari Jakarta menuju Gunung Bundar (Bogor). Mendekati akhir tahun 2019 atau tepatnya 9 November 2019, hari yang kami tunggu tiba touring perdana akhirnya dapat terwujud meski peserta tidak terlalu banyak akan tetapi kami merasakan  seperti sebuah komunitas yang besar. Moment ini tidak bisa saya lewatkan begitu saja, banyak pelajaran yang saya dapatkan dari touring ini, antusias peserta dan beberapa riders berpengalaman sudah bersiap siap.

Kami start dari Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan pukul 06:00 WIB, pagi itu kami mengawali perjalanan touring dengan penuh semangat, karena berangkat dihari sabtu dan dijam pagi kondisi jalan tidak terlalu ramai kami bisa menikmati pemandangan menuju beberapa kota di selatan kota Jakarta. Sesekali kami istirahat di beberapa minimarket untuk menjaga stamina kita tetap terjaga, pemandangan pagi hari menemani kami, ibu-ibu yang akan berangkat ke pasar, para pedagang yang mulai sibuk membuka lapaknya.

Setelah istirahat dibeberapa titik, kami melanjutkan kembali perjalanan, beberapa jam riding dengan kecepatan  kurang lebih 60 km/jam kami mulai lepas dari perbatasan wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Pemandangan hijau pun mulai kita dapati, karena hari Sabtu jalan di luar ibukota pun lenggang sehingga kadang kami sedikit menambah kecepatan agar sampai dilokasi tujuan tepat waktu. Jam tangan menunjukkan pukul 09:30 pagi, matahari pun mulai merangkak naik sehingga terik hangat pun mulai terasa sembari tetap menjaga posisi agar tetap savety riding kami mencoba menghindari matahari yang mulai terasa panas.



Titik selanjutnya kami memasuki wilayah di kota hujan itu, rekan kami yang tak jauh dari lokasi tujuan wisata Gunung Bundar sengaja menyambut dan mengajak untuk sekedar mampir istirahat. Kesekian kalinya kami istirahat kembali, namun sekarang di rumah teman, kaget bercampur senang karena ternyata bukan sekedar istirahat melainkan disuguhi makan lontong sayur dan aneka macam cemilan, syukur Alhamdulillah. Ngeteh, ngopi, ngemil dan ternyata tidak terasa waktu mulai beranjak. Terik matahari pun sudah terasa panas, akhirnya rombongan memutuskan untuk melanjutkan perjalanan menuju Gunung Bundar.

Selepas dari istirahat dirumah rekan, selang 15 menit kami sudah dapat melihat pemandangan pegunungan, kebun dan merasakan udara yang sejuk. Medan jalan yang berkelok dan naik turun seolah menguji ketangkasan kami dalam mengendarai sepeda motor. Karena pemandangan yang menggoda sesekali kami berfoto untuk mengabadikannya. Saat itu saya di urutan bagian belakang bersamaan dengan beberapa teman, setelah melanjutkan perjalanan beberapa menit, tanjakan dan turunan yang curam kita dapati. Beberapa kendala tentang kondisi sepeda motor dialami oleh rekan kami setelah melewati adu nyali runcingnya tanjakan demi tanjakan menuju Gunung Bunder sehingga mengakibatkan 2 sepeda motor rekan kami terpaksa di dorong karena terjadi kerusakan pada mesin­čÜĹ.

Sedikit ujian yang kami alami seolah mengingatkan betapa pentingnya persiapan yang matang sebelum melakukan touring, baik mempersiapkan performance kendaraan maupun setamina kita sendiri. Karena kita tidak tau secara detil medan seperti apa yang akan kita tempuh, oleh karena itu ada baiknya kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

Kesan touring kali ini cukup memberikan pelajaran tersendiri khususnya untuk saya pribadi, nilai kebersamaan sangat terasa. Berkendara yang aman tentu saja menjadi prioritas utama pada saat kami riding tetap santun dan mentaati rambu rambu lalu lintas sehingga kita dapat sampai tujuan dengan selamat. Jarak antara DKI Jakarta menuju Gunung Bundar tidak terlalu jauh, bisa ditempuh dengan beberapa jam saja dan kita sudah bisa menikmati pemandangan yang tentu berbeda dengan di Jakarta, recommended­čĹŹ.




No comments

#Mari berkomentar yang baik dan berbagi ilmu