Piye To Iki, Harga Kebutuhan Makin Hari Makin Mahal


Covid-19 sudah melandai hampir keseluruhan akses sudah di perlonggar, kondisi Indonesia relatif aman cuman kalian ngerasa ngak Guys? Makin hari semua harga-harga semakin mahal.

Bagaimana harus tetap bertahan dengan kondisi barang-barang naik berjamaah seperti bensin, sembako belum lagi aneka macam pajak.

Sedangkan kita tau diluar sana peluang usaha masih penuh dengan tanda tanya, ancaman pengurangan tenaga kerja berbagai sektorpun semakin banyak.

Merasakan kondisi ini, tentu saja rakyat jelata serasa igin  menjerit sekuat tenaga. Sudah menjerit sebenarnya tapi menjerit batin. Kesenjangan sosial semakin terasa ketika dihadapkan dengan kondisi sebenarnya ditengah masyarakat.

Rasa menghantui cukup dirasakan bahwa pendapatan saat ini kurang untuk mencukupi kebutuhan hidup, apalagi di kota besar seperti Jakarta. Terus bagaimana ini nasib untuk sekarang dan hari esok?

Sejauh ini apakah sudah kita rasakan peran pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya secara adil, seperti yang tertulis pada butir Pancasila ayat ke empat "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia''.

Rakyat tentu saja berharap dan mendo'akan serta berusaha sebisa mungkin melakukan yang terbaik untuk negeri ini. Sehingga sesegera mungkin keadaan Indonesia semakin lebih baik dan butir Pancasila yang ke empat diatas benar-benar terwujud di negeri ini. 

Dengan kondisi saat ini karena inflasi menghambat seseorang untuk menabung,  karena banyaknya pengeluaran yang terjadi pengaruh dari harga kebutuhan mahal, sedangkan pendapatan yang dihasilkan dari seseornag itu sendiri jauh lebih kecil.

Lantas bagaimana kita menyikapi dari ancaman nyata yang saat ini terjadi?
Karena semakin komplek kebutuhan saat ini ada baiknya kita menyiapkan antisipasi agar setidaknya mengurangi dampak buruk jika terjadi krisis ekonomi.

Ada beberapa yang mungkin bisa dilakukan sekarang, yang pertama adalah menjaga agar tetap sehat (karena biaya berobat mahal), kedua berhemat dengan mengurangi pengeluaran yang tidak perlu, ketiga sebisa mungkin menyisihkan/menabung apapun itu bentuknya (bisa;uang&barang), dan selanjutnya tetap rajin bekerja atau menemukan peluang untuk mendapatkan sumber penghasilan.

Alasan harga-harga terus naik penyebabnya diantaranya adalah Inflasi, kenaikan harga energi dan bensin, kekurangan pasokan, biaya pengiriman, kenaikan upah, dampak perubahan iklim, hambatan perdagangan dan akhir stimulus dari pemerintah.


 

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Mengungkapkan Kesan Saat Perpisahan Dalam Bahasa Jepang

Contoh Percakapan Bahasa Jepang Pada Saat Periksa Ke Dokter