Skip to main content

Osoji : Bersih-Bersih Akhir Tahun Ala Jepang

Osoji adalah budaya bersih-bersih masyarakat Jepang. Pada saat menjelang akhir tahun masyarakat Jepang memiliki budaya bersih-bersih, yang dilaksanakan baik dirumah, apartement, sekolah, tempat ibadah, maupun perusahaan. Bahasa "Soji" sudah digunakan sejak masa Heian (平安時代).


Budaya Osoji sudah diajarkan sejak dini, sehingga anak-anakpun sudah terbiasa. Di akhir tahun, budaya osoji menjadi kegiatan rutin setiap tahun, setiap rumah tangga akan membersihkan rumahnya sendiri-sendiri sebelum datangnya tahun baru.

Dalam bahasa Jepang ada suatu ungkapan "Osoji Wa Jibun Jishin Wo Migaku Koto'' yang berarti ''Membersihkan adalah memoles diri sendiri". Meskipun orang Jepang memiliki budaya bersih-bersih kurang lebih 5 menit dalam sehari, namun dalam Osoji akhir tahun ini masyarakat Jepang akan melakukanya dengan besar-besaran hampir disetiap sudut seluruh ruangan akan dibersihkan secara total.

Dengan budaya bersih-bersih ini akan dapat menjernihkan pikiran, sehingga menyambut tahun baru dengan kondisi yang fresh. Kegiatan osoji ini menjadi sebuah ritual tahunan yang mereka harus lakukan untuk membuat ruangan benar-benar bersih. 
Seseorang yang pernah tinggal di Jepang lebih dari satu tahun mungkin pernah memiliki pengalaman Osoji, berbagai macam pengalaman tentu saja penah dialami baik di lingkungan tempat tinggal maupun tempat kerja. 

Di Indonesia memang secara, melakukan kegiatan bersih-bersih diakhir tahun tidak diajarkan. Namun sebenarnya kita juga memiliki kegiatan bersih bersih yang hampir mirip, contohnya seperti menjelang hari raya lebaran biasanya akan kita dapati masing masing keluarga akan sibuk merapikan rumahnya dari bersih bersih ringan seperti halnya ngepel,  mengecat tembok agar tampil bersih dan terlihat baru.

Banyak nilai positif yang dapat kita pelajari dari budaya Osoji yang dilakukan secara menyeluruh dari lapisan masyarakat maupun instansi di Jepang. Kaitan dengan pelaksanaannya tidak di lingkungan keluarga saja akan tetapi budaya osoji dilakukan menyeluruh, dari lapisan masyarakat dan instansi melakukannya. Mungkin bagi karyawan yang bekerja di perusahaan Jepang di Indonesia kegiatan osoji ini sudah tidak asing lagi mereka akan terbiasa dengan budaya ini.

Diuntungkan lagi saat ini bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di kota-kota besar seperti di Jakarta, tidak perlu khawatir lagi jika ingin bersih bersih, banyak pelayanan jasa yang memberikan service berbagai macam. Contohnya saja seperti yang ditawarkan sejasa.com kebutuhan jasa apa saja yang dibutuhkan tinggal pilih, praktis, tidak ribet dan harga yang ditawarkan pun sangat menarik. 

Kebiasaan osoji atau bersih bersih ala Jepang dapat kita adopsi juga untuk diterapkan dirumah, kantor, hasilnya selain terasa bersih dan fresh, kesehatan juga akan tetap terjaga. Bagaimana dengan teman semua, apakah sudah pernah ada pengalaman osoji? bagikan ceritanya yaa.

Kebetulan saat ini saya juga bekerja disalah satu perusahaan Jepang, kegiatan bersih-bersih ala Jepang ini juga kami lakukan setiap akhir tahun. Mulai dari menyabu, ngepel, mengelap berbagai sudut ruangan membereskan file dan benda yang sudah tidak dipakai sudah menjadi agenda tahunan kami.

Okay untuk artikel tentang Osoji mungkin sementara cukup dulu, silahkan berbagi pengalamannya di kolom komentar. Salam dan selamat bersih bersih " An-nadhafatu Minal Iman ".

Comments

Sering Di Baca

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Konnichiwa, apa kabar semuanya? hari ini kita akan sedikit mengulas tentang beberapa contoh kalimat dalam bahasa Jepang yang mungkin tergolong sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mempelajari bahasa Jepang jangan khawatir karena untuk contoh kalimat dibawah ini masih tergolong kalimat sederhana, ok langsung saja mari kita coba pelajari kalimat dibawah ini; イスラム教は一日に五回お祈りします  [Isuramukyo wa ichinichi ni gokai oinorishimasu]  =Agama Islam sembahyang 5 kali dalam sehari.                                                   日本人は魚を食べるのが好きです [Nihonjin wa sakana wo taberunoga sukidesu]     =Orang Jepang suka makan ikan                                                                                                         私はあなたにお会いできて嬉しく思います [Watashi wa anata ni                oaidekiteureshikuomoimasu]  =Saya merasa senang dapat bertemu dengan Anda                             私はビールは飲みませんが、ジュースを飲みます [Watashi wa biru wa nomimasenga,

Contoh Percakapan Bahasa Jepang Pada Saat Periksa Ke Dokter

Hallo semuanya! Jumpa lagi dengan angintropis.com, apakabar semua semoga di tengah kondisi dari pengaruh merebaknya pandemi Covid-19 ini teman-teman semua selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan cuci tangan, pakai masker, dan tetap dirumah saja. Kali ini saya akan membagikan tentang contoh percakapan pada saat periksa ke dokter dengan bahasa Jepang.                                                                                                                                     Menyampaikan Gejala : 症状を伝える:しょうじょうをつたえる : Shoujou wo tsutaeru Di Rumah Sakit            : 病院で   :びょういんで      : Biyouin de Pemeran Percakapan リナ : Rina (Nama Orang) 受付 : Uketsuke : Resepsionis 医者 : Isha         : Dokter {病院の窓口で}Byouin no madoguchide : Di Tempat pelayanan (resepsionis) Rumah Sakit                                                       会話: Kaiwa  :Percakapan リナ :お願いします : Onegaishimasu : Tolong 受付 :初診ですか  : Shoshindesuka : Periksakah? リナ 

Download SK Tiga Menteri Tentang Perubahan Cuti Bersama Dan Libur Nasional 2020

Berkaitan dengan penyebaran Corona Virus Desease 2019 atau yang sering di sebut Covid-19 dengan jumlah kasus dan jumlah meninggal yang masih terus meningkat dan meluas di wilayah Indonesia, pemerintah telah menerapkan berbagai antisipasi diantaranya telah ditetapkan Peraturan Pemerintah Nomer 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar. Hal tersebut dilakukan untuk percepatan penanganan corona virus, disamping itu pula pemerintah telah mengupayakan penerapan pedoman bagi instansi pemerintah maupun swasta dalam  melaksanakan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2020. Oleh karena itu perlu dilakukannya pergeseran cuti bersama yang sebelumnya telah di terbitkan. Melihat dari penerapan peraturan seperti peraturan Pemerintah Nomer 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan KEPRES Nomor.11 tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat  Corona Virus Desease 2019 (Covid-19), yang menyatakan bahwa Covid-19 merupakan jenis penyakit ya

Daftar Isi