Yuk ! Mengenal Asal Usul Hari Pelanggan 4 September

Hari pelanggan nasional atau sering disebut Harpelnas adalah hari peringatan untuk mengapresiasi pembeli yang diperingati setiap tanggal 4 November.  Awal mula munculnya hari peringatan ini ternyata di cetuskan oleh seorang pengusaha yang berasal dari kota Solo, Jawa Tengah. Pengusaha tersebut adalah bernama Bapak Handi Irawan. Handi Irawan merupakan pemilik Frontier Consulting Group salah satu perusahaan yang bergerak di bidang riset dan marketing yang telah didirikan sejak tahun 1997. Pada tahun 2003, ketika masa pemerintahan Ibu Megawati Soekarnoputri bapak Handi Irawan memiliki Ide untuk dicetuskan adanya Hari Pelanggan Nasional. Idenya tersebut kemudian diajukan kepada Ibu Presiden Megawati Soekarnoputri, alhasil ternyata gagasan Pak Handi Irawan tersebut disambut dengan baik sehingga bisa di terima oleh pemerintah pada saat itu. Setelah sah diresmikan bahwa tanggal 4 November sebagai hari pelanggan nasional, Harpelnas pun disambut antusias oleh berbagai pihak baik dari perusahaan

Apa Itu Bounenkai ? Tradisi Akhir Tahun Khas Jepang

Bounenkai [忘年会] adalah tradisi pesta akhir tahun di Jepang yang diadakan untuk melupakan kesukaran dan kerja keras di tahun itu. Biasanya pada acara tersebut dilakukan jamuan makan-makan dan minum, di restaurant, rumah dan lain sebagainya. Pada dasarnya tidak ada tempat khusus acara ini dilangsungkan, pesta ini sama sekali tidak memiliki makna religius tertentu sehingga bisa diartikan sebagai acara non-agama.

Budaya ini merupakan budaya yang unik baik bagi orang Jepang maupun orang asing yang tinggal di Jepang. Dari sekian banyaknya tradisi penutup tahun, bounenkai yang di lakukan pada bulan Desember menjadi sebuah tradisi yang sangat menarik bagi semua kalangan. Dalam acara ini selain dimana untuk mempererat persahabatan akan tetapi menjadi momentum untuk menyambut tahun baru agar lebih bersemangat.

Untuk karyawan acara ini menjadi sebuah alat juga untuk komunikasi, saling lebih dekat melupakan sejenak yang berhubungan dengan pekerjaan sehingga antara karyawan biasa dan atasan akan terasa lebih dekat. Bagi perusahaan yang mengadakan acara bounenkai management akan memastikan biaya agar tidak melampau batas yang ditentukan, lokasi dimana akan dilaksanakan acara tersebut sehingga diharapkan agar seluruh karyawan dapat menghadiri.

Menurut sejarah kapan awal mula tradisi bonenkai dimulai, tidak diketahui secara jelas, namun dalam buku harian yang berjudul Kanmon Nikki kata [Toshi Wasure] yang berarti melupakan tahun, pertama kali telah dipakai oleh Pangeran Fushiminomiya Sadafusa asal zaman Muromachi [室町時代].  Sedangkan pada zaman Edo [江戸時代] pesta akhir tahun dikenal oleh kalangan Samurai sebagai acara untuk melupakan kepenatan pada tahun itu.



 

Comments

ABOUT