Skip to main content

Waspada Dan Hati - Hatilah Sudah Banyak Korban Akibat Separator Busway Seperti Ini

Hampir setiap hari melihat berita di televisi maupun internet kita dapati berita kecelakaan yang diakibatkan oleh separator busway, sering kita jumpai banyak separator yang tak penuhi standar keamanan.

Waspada dan hati hatilah sudah banyak korban pengendara mengalami kecelakaan mengerikan akibat menabrak atau nyangkut separator busway, ini bukan sekali atau dua kali tapi sering kali. Lengah sedikit entah itu diakibatkan dari kurangnya kehati-hatian dari pengendara lain atau kita sendiri hitungan detik bisa celaka. Amit amit ya..

Google search

Saya melihat melalui Twitter TMC Polda Metro banyaknya informasi tentang kecelakaan tersebut, kenapa ini bisa terjadi? tapi memang benar ternyata  menurut AKBP Budiyanto yang sempat saya baca di Kumparan menyampaikan "Kejadian kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan separator jalur busway masih sering terjadi, karena masih didapatkan pemasangan separator dari aspek keamanan dan keselamatan masih sangat kurang memadai" 

Jadi bukan hanya karena faktor kita kurang hati-hati, separator busway seperti menjadi ancaman tersendiri bagi pengguna jalan sangat menakutkan sekali, apalagi kondisi malam hari tentunya memiliki resiko jauh lebih besar karena kurangnya pencahayaan.

Banyak sekali korban pengendara mobil atau sepeda motor dari insiden menabrak separator tunggang langgang, jungkir balik rusak parah hingga tidak sedikit menelan korban jiwa, ini sangat mengerikan Pengendara mobil memiliki resiko yang lebih dibanding sepeda motor karena memiliki badan kendaraan yang jauh lebih besar.

Saya sendiri merasakan, dalam kondisi lenggang maupun macet keberadaan separator busway membuat saya kaget saat melintas. Keberadan separator tersebut tidak terlihat dengan jelas tidak ada tanda untuk mengamankan supaya tidak nabrak seperti contohnya diberi warna yang lebih mencolok.

Menurut AKBP Budiyanto merinci setidaknya ada tiga (3) faktor penyebab kecelakaan yang disebabkan oleh separator adalah ;

1.Tidak ada tanda atau marka yang memberikan petunjuk bahwa didepan terdapat separator

2.Desain dan pemasangan separator belum mampu meminimalkan dampak benturan

3.Tanda yang disebut '' Mata Kucing '' di beberapa tempat yang dipasang pada separator, mengalami pemudaran, sehingga tidak mampu memberikan tanda pantul yang maksimal. Terutama pada malam hari, bahkan penerangan jalan tidak ada/mati.

Namun selain dari tiga faktor diatas juga beberapa faktor seperti human error, dan kondisi kendaraan yang kurang memadai atau tidak layak jalan, kondisi jalan, serta faktor lingkungan.

Apakah kondisi saat ini tidak bisa di perbaiki lagi agar pengguna jalan merasa lebih aman dan tidak cemas dengan keberadaan separator ini?, kalau melihat dari seringnya insiden yang terjadi dan kedepannya tidak ada perbaikan jaminan keamanan, separator ini mirip seperti ranjau yang setiap saat bisa menghancurkan kita dalam hitungan detik dan ini nyawa taruhannya.

Siapakah yang bertanggung jawab disini, apakah hanya serta merta pengguna jalan? yang setiap saat dihantui resiko di jalan. Semoga Pemerintah, Pemprov memperhatikan hal ini untuk kedepannya jauh lebih aman.

Waspada Dan Hati - Hatilah Sudah Banyak Korban Akibat Separator Busway.


Comments

  1. merit casino【VIP】top online casinos - XN00
    Play free demo game and win real money, 제왕 카지노 all the 메리트카지노 fun in a kadangpintar free demo version for mobile devices.

    ReplyDelete

Post a Comment

Ayo Berikan Komentar Terbaikmu 👍🐱‍🏍

Popular posts from this blog

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Konnichiwa, apa kabar semuanya? hari ini kita akan sedikit mengulas tentang beberapa contoh kalimat dalam bahasa Jepang yang mungkin tergolong sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mempelajari bahasa Jepang jangan khawatir karena untuk contoh kalimat dibawah ini masih tergolong kalimat sederhana, ok langsung saja mari kita coba pelajari kalimat dibawah ini; イスラム教は一日に五回お祈りします  [Isuramukyo wa ichinichi ni gokai oinorishimasu]  =Agama Islam sembahyang 5 kali dalam sehari.                                                   日本人は魚を食べるのが好きです [Nihonjin wa sakana wo taberunoga sukidesu]     =Orang Jepang suka makan ikan                                                                                                         私はあなたにお会いできて嬉しく思います [Watashi wa anata ni                oaidekiteureshikuomoimasu]  =Saya merasa senang dapat bertemu dengan Anda                             私はビールは飲みませんが、ジュースを飲みます [Watashi wa biru wa nomimasenga,

Mengungkapkan Kesan Saat Perpisahan Dalam Bahasa Jepang

Halo halo apa kabar semua selamat datang kembali di angintropis.com, hari ini saya akan shear tentang ungkapan simple bahasa Jepang yang bisa digunakan pada saat perpisahaan. Biasanya pada saat perpisahan kita ditunjuk untuk menyampaikan  kesan dan pesan ketika berada di tempat kerja tentang kondisi pengalaman kehidupan di sana.                                                                  Tentu saja kondisi masing masing pengalaman berbeda, untuk kali ini saya menggunakan kalimat yang biasa dan mungkin pas untuk digunakan untuk para pekerja, trainee di Jepang yang ingin kembali ke tanah air. Beda lagi jika ucapannya seperti berpidato sehingga memerlukan kalimat dan kosa kata yang banyak, namun ungkapan perpisahan dibawah ini hanya sekedar contoh simple saja, Anda semua tentu saja bisa menambahkan atau memodifikasi untuk menyesuaikan jika diperlukan. Berikut ungkapan kalimat dalam bahasa Jepang pada saat perpisahaan; Versi Hiragana, Kanji ; みんなさん、1年間同僚として一緒に仕事ができたこと、嬉しく思います。初めて日本来た

Contoh Percakapan Bahasa Jepang Pada Saat Periksa Ke Dokter

Hallo semuanya! Jumpa lagi dengan angintropis.com, apakabar semua semoga di tengah kondisi dari pengaruh merebaknya pandemi Covid-19 ini teman-teman semua selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan cuci tangan, pakai masker, dan tetap dirumah saja. Kali ini saya akan membagikan tentang contoh percakapan pada saat periksa ke dokter dengan bahasa Jepang.                                                                                                                                     Menyampaikan Gejala : 症状を伝える:しょうじょうをつたえる : Shoujou wo tsutaeru Di Rumah Sakit            : 病院で   :びょういんで      : Biyouin de Pemeran Percakapan リナ : Rina (Nama Orang) 受付 : Uketsuke : Resepsionis 医者 : Isha         : Dokter {病院の窓口で}Byouin no madoguchide : Di Tempat pelayanan (resepsionis) Rumah Sakit                                                       会話: Kaiwa  :Percakapan リナ :お願いします : Onegaishimasu : Tolong 受付 :初診ですか  : Shoshindesuka : Periksakah? リナ