Skip to main content

Cara Naik Bus Di Jepang

こんにちは!Halo apa kabar teman semua , semoga sehat dan tetap semangat dalam menjalankan aktivitas weekendnya. Kali ini kita akan mengulas tentang cara naik bus di Jepang, sebagian mungkin  ingin mengetahui cara ini untuk persiapan liburan atau kunjungan pertama kalinya ke Jepang. 

Seperti apa sih naik bus di Jepang? Bus merupakan alat transportasi yang sangat digemari. Selain praktis dan nyaman, kita juga bisa langsung menikmati pemandangan perkotaan maupun pedesaan saat bus melaju.

Bus di Jepang dijalankan oleh seorang pengemudi saja, tidak ada kondekturnya seperti biasa kita dapati di Indonesia. Hal yang perlu dipersiapkan sebelum naik bus di Jepang mengetahui tujuan kita, mengecek jadwal kedatangan dan mencari バス停(basutei) halte terdekat. Karena pada saat kita dihalte, disitu nanti akan dilewati banyak bus yang belum tentu sesuai dengan arah dan tujuan kita. 

Mari kita simak gambar dibawah ini bagaimana cara naik bus di Jepang seperti yang dirangkum www.nishitetsu.jp sangat membantu kita jika ingin menggunakan bus di sanaya;


Pada gambar diatas kita perlu memperhatikan beberapa bagian, dan gambar diatas menggunakan bus yang umumnya sering digunakan di kota maupun pedesaan.

1. Layar Nomer dan Tujuan Bus

Pertama kali perlu kita perhatikan pada saat bus datang, mengetahui nomer dan tujuan bus apakah bus tersebut memang sesuai dengan arah tujuan kita. Lokasi tujuan akan ditampilkan pada layar yang tampak seperti gambar dibawah ini;


2. Pintu Naik Dan Turun

Kebanyakan bus seperti gambar diatas dianjurkan untuk naik dari pintu tengah dan turun dipintu bagian depan. Ada juga bus yang pintu naiknya tidak berada ditengah melainkan posisinya berada dibagian belakang. 

Dikondisi ini kita perlu menyiapkan uang receh seperti 500 Yen, 100 Yen, 50 Yen, 10 Yen, atau alat pembayaran elektronik lainnya seperti PASMO, SUICA, NIMOCA dan sebagainya. Pada saat bus berhenti di bustei pintu secara otomatis akan terbuka dan silahkan naik jangan lupa untuk memasukkan uang sesuai tarif atau mengetap dengan kartu pembayaran elektronik. 

Namun beberapa ada pula bus yang menggunakan sistim pada waktu naik, penumpang harus mengambil nomer/tiket otomatis dipintu naik yang telah disediakan dan pembayaran dilakukan pada saat ingin turun di bagian kemudi.

Setelah mendekati tujuan kita, sebelum berhenti dihalte yang kita tuju tekanlah tombol yang telah disediakan untuk memberi tahu pak sopir, (biasanya disamping tempat duduk masing-masing) atau dekat jendela. 

Jangan memberi aba-aba seperti mengetuk kaca dengan uang koin atau berteriak. Dan jangan lupa kita harus memperhatikan bahwa didalam bus dilarang merokok, bersuara gaduh, serta harus menjaga kebersihan dan tidak boleh menempati kursi 優先席  (Yuusenseki) atau tempat duduk prioritas.

3. Tombol Interphone

Jika dalam keadaan darurat atau ingin bertanya cukup dengan menekan tombol seperti dibawah dan silahkan berbicara mungkin dengan bahasa Jepang ya teman-teman. Tombol ini biasanya berada di bagian sebelah pintu tengah bus.

4. Mesin Nomer Tiket

Pada bagian ini ulasan hampir sama pada nomer dua, terdapat mesin pembayaran tunai silahkan mengambil tiket dimesin . Sedangkan jika menggunakan alat pembayaran kartu elektronik seperti tadi disebutkan diatas teman-teman tidak perlu mengambil menarik tiketnya sebagai penggantinyya silahkan tempelkan karu ke tap yang telah disediakan.

5. 降車ボタンKosabotan (Tombol Turun)

Seperti yang diulas pada nomer dua, pada saat ini biasanya pak sopir akan memberi tahu tentang tempat pemberhentian (halte) selanjutnya dengan mengumumkan menggunakan mikrofon. Dengarkan baik baik pada saat pemberitahuan disampaikan melalui microphone jika sesuai dengan tujuan kita, silahkan pencet "Kosabotan" atau tombol turun (biasanya disamping tempat duduk masing-masing) atau dekat jendela.


6. Layar Monitor Biaya Yang Harus Dibayar

Kebanyakan bus di Jepang akan menampilkan jumlah biaya yang harus kita bayar pada saat kita akan turun. Sopir juga akan menyampaikan berapa biaya yang harus dibayarkan pada saat kita turun, dan silahkan bayar sesuai nomer tiket dan instruksi yang dianjurkan. Kurang lebih tampilan pada layar seperi gambar dibawah ini;


Bagaimana cukup praktis dan mudah kan selamat mencoba menggunakan bus di Jepang, dan semoga perjalanan teman teman menyenangkan. Salam..

Reference : www.nishitetsu.jp

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Kalimat Sehari-hari Dalam Bahasa Jepang

Konnichiwa, apa kabar semuanya? hari ini kita akan sedikit mengulas tentang beberapa contoh kalimat dalam bahasa Jepang yang mungkin tergolong sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bagi teman-teman yang baru pertama kali mempelajari bahasa Jepang jangan khawatir karena untuk contoh kalimat dibawah ini masih tergolong kalimat sederhana, ok langsung saja mari kita coba pelajari kalimat dibawah ini; イスラム教は一日に五回お祈りします  [Isuramukyo wa ichinichi ni gokai oinorishimasu]  =Agama Islam sembahyang 5 kali dalam sehari.                                                   日本人は魚を食べるのが好きです [Nihonjin wa sakana wo taberunoga sukidesu]     =Orang Jepang suka makan ikan                                                                                                         私はあなたにお会いできて嬉しく思います [Watashi wa anata ni                oaidekiteureshikuomoimasu]  =Saya merasa senang dapat bertemu dengan Anda                             私はビールは飲みませんが、ジュースを飲みます [Watashi wa biru wa nomimasenga,

Mengungkapkan Kesan Saat Perpisahan Dalam Bahasa Jepang

Halo halo apa kabar semua selamat datang kembali di angintropis.com, hari ini saya akan shear tentang ungkapan simple bahasa Jepang yang bisa digunakan pada saat perpisahaan. Biasanya pada saat perpisahan kita ditunjuk untuk menyampaikan  kesan dan pesan ketika berada di tempat kerja tentang kondisi pengalaman kehidupan di sana.                                                                  Tentu saja kondisi masing masing pengalaman berbeda, untuk kali ini saya menggunakan kalimat yang biasa dan mungkin pas untuk digunakan untuk para pekerja, trainee di Jepang yang ingin kembali ke tanah air. Beda lagi jika ucapannya seperti berpidato sehingga memerlukan kalimat dan kosa kata yang banyak, namun ungkapan perpisahan dibawah ini hanya sekedar contoh simple saja, Anda semua tentu saja bisa menambahkan atau memodifikasi untuk menyesuaikan jika diperlukan. Berikut ungkapan kalimat dalam bahasa Jepang pada saat perpisahaan; Versi Hiragana, Kanji ; みんなさん、1年間同僚として一緒に仕事ができたこと、嬉しく思います。初めて日本来た

Contoh Percakapan Bahasa Jepang Pada Saat Periksa Ke Dokter

Hallo semuanya! Jumpa lagi dengan angintropis.com, apakabar semua semoga di tengah kondisi dari pengaruh merebaknya pandemi Covid-19 ini teman-teman semua selalu diberi kesehatan dan keselamatan. Jangan lupa tetap menjaga kesehatan cuci tangan, pakai masker, dan tetap dirumah saja. Kali ini saya akan membagikan tentang contoh percakapan pada saat periksa ke dokter dengan bahasa Jepang.                                                                                                                                     Menyampaikan Gejala : 症状を伝える:しょうじょうをつたえる : Shoujou wo tsutaeru Di Rumah Sakit            : 病院で   :びょういんで      : Biyouin de Pemeran Percakapan リナ : Rina (Nama Orang) 受付 : Uketsuke : Resepsionis 医者 : Isha         : Dokter {病院の窓口で}Byouin no madoguchide : Di Tempat pelayanan (resepsionis) Rumah Sakit                                                       会話: Kaiwa  :Percakapan リナ :お願いします : Onegaishimasu : Tolong 受付 :初診ですか  : Shoshindesuka : Periksakah? リナ